Jumat, 09 Maret 2012

pentingnya gizi bagi tubuh kita

Manfaat Istimewa Vitamin E Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Vitamin E sangat penting untuk mem­pertahankan kesehatan tubuh secara umum. Ada delapan bentuk vitamin E, tapi yang paling aktif di dalam tubuh adalah alfa-tokoferol.
Ini merupakan vitamin yang larut da­lam lemak dan terdapat pada makanan yang mengandung Iemak dalam batas takaran sehat. Karena itu, jika Anda menerapkan diet rendah lemak, bisa kesulitan mendapatkan vitamin E dan bisa kekurangan vitamin esensial ini.
Dr. Sri Sukmaniah, Sp.GK, meng­ungkapkan bahwa vitamin E berperan sebagai pendukung antioksidan. Antioksidan penting untuk membantu tubuh melawan kerusakan akibat radikal bebas. "Setiap hari kita terpapar oleh berbagai radikal bebas, mulai dari polutan, asap rokok serta racun lain yang seiring waktu akan membahayakan kesehatan," katanya.
Aktivitas antioksidan itu dapat mem­bantu memerangi kanker dan penyakit kardiovaskular, dua masalah kesehatan yang paling banyak diderita manusia saat ini. "Di samping itu, vitamin E membantu menyehatkan sistem keke­balan tubuh, serta membantu proses perbaikan DNA," tambahnya.
Vitamin E sebagian besar terdapat pada kacang-kacangan, minyak dan sayuran hijau. Makanan yang merupa­kan sumber vitamin E yang baik antara lain minyak gandum, kacang almon, biji bunga matahari, minyak bunga mata­hari, kacang tanah, mentega kacang, minyak jagung, bayam, brokoli, minyak kedelai, kiwi, dan mangga.
Untuk mendapatkan manfaat maksi­mal, pastikan Anda (yang berusia 14 ke atas) menda­patkan asupan 15 miligram atau 22,5 internasional unit (IU) per hari. Namun, pastikan juga kalau asupan vitamin E Anda tidak lebih dari 1.000 miligram (1.500 IU) per hari. Hal ini untuk mencegah keracunan.
"Sebagian besar orang kesulitan memenuhi asupan vitamin E yang direkomendasikan. jadi, kalau tidak menggunakan suplemen dalam dosis sangat besar, kemungkinan besar Anda tidak akan mencapai batas maksimum ini," ujarnya.
Beberapa peneliti meyakini kalau vitamin E berperan dalam mencegah perkembangan penyakit jantung. Vitamin E ini akan membatasi jumlah oksidasi kolesterol jahat LDL (low-den­sity lipoprotein) dalam darah. Oksidasi menyebabkan penyumbatan arteri, sehingga memicu serangan jantung.
"Asupan vitamin E cukup membantu mencegah pengentalan cash, yang juga turut menjadi pemicu serangan jantung," tuturnya.
Dr. Sri menyarankan agar kita tidak meninggalkan vitamin E karena takut mengonsumsi lemak. Lemak itu penting bagi kesehatan. Dengan mengonsumsi makanan yang kaya vitamin E, kita tidak hanya mendapatkan berbagai manfaat, tetapi juga sumber energi yang tidak mempunyai dampak negatif terhadap kadar gula darah. (put)

Sumber : Gaya Hidup Sehat No. 582 / 10 – 16 September  2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar