| Manfaat Istimewa Vitamin E |
|
|
|
Vitamin E
sangat penting untuk mempertahankan kesehatan tubuh secara umum. Ada
delapan bentuk vitamin E, tapi yang paling aktif di dalam tubuh adalah
alfa-tokoferol.
Ini merupakan vitamin yang larut dalam lemak dan terdapat pada makanan yang mengandung Iemak dalam batas takaran sehat. Karena
itu, jika Anda menerapkan diet rendah lemak, bisa kesulitan mendapatkan
vitamin E dan bisa kekurangan vitamin esensial ini.
Dr. Sri Sukmaniah, Sp.GK, mengungkapkan bahwa vitamin E berperan sebagai pendukung antioksidan. Antioksidan
penting untuk membantu tubuh melawan kerusakan akibat radikal bebas.
"Setiap hari kita terpapar oleh berbagai radikal bebas, mulai dari
polutan, asap rokok serta racun lain yang seiring waktu akan
membahayakan kesehatan," katanya.
Aktivitas
antioksidan itu dapat membantu memerangi kanker dan penyakit
kardiovaskular, dua masalah kesehatan yang paling banyak diderita
manusia saat ini. "Di samping itu, vitamin E membantu menyehatkan sistem
kekebalan tubuh, serta membantu proses perbaikan DNA," tambahnya.
Vitamin
E sebagian besar terdapat pada kacang-kacangan, minyak dan sayuran
hijau. Makanan yang merupakan sumber vitamin E yang baik antara lain
minyak gandum, kacang almon, biji bunga matahari, minyak bunga
matahari, kacang tanah, mentega kacang, minyak jagung, bayam, brokoli,
minyak kedelai, kiwi, dan mangga.
Untuk
mendapatkan manfaat maksimal, pastikan Anda (yang berusia 14 ke atas)
mendapatkan asupan 15 miligram atau 22,5 internasional unit (IU) per
hari. Namun, pastikan juga kalau asupan vitamin E Anda tidak lebih dari
1.000 miligram (1.500 IU) per hari. Hal ini untuk mencegah keracunan.
"Sebagian
besar orang kesulitan memenuhi asupan vitamin E yang direkomendasikan.
jadi, kalau tidak menggunakan suplemen dalam dosis sangat besar,
kemungkinan besar Anda tidak akan mencapai batas maksimum ini," ujarnya.
Beberapa
peneliti meyakini kalau vitamin E berperan dalam mencegah perkembangan
penyakit jantung. Vitamin E ini akan membatasi jumlah oksidasi
kolesterol jahat LDL (low-density lipoprotein) dalam darah. Oksidasi menyebabkan penyumbatan arteri, sehingga memicu serangan jantung.
"Asupan vitamin E cukup membantu mencegah pengentalan cash, yang juga turut menjadi pemicu serangan jantung," tuturnya.
Dr.
Sri menyarankan agar kita tidak meninggalkan vitamin E karena takut
mengonsumsi lemak. Lemak itu penting bagi kesehatan. Dengan mengonsumsi
makanan yang kaya vitamin E, kita tidak hanya mendapatkan berbagai
manfaat, tetapi juga sumber energi yang tidak mempunyai dampak negatif
terhadap kadar gula darah. (put)
Sumber : Gaya Hidup Sehat No. 582 / 10 – 16 September 2010




